Heartology

Penyebab aritmia sangat beraga, bisa karena pengaruh obat atau indikasi kerusakan jantung. Sayangnya gejala penyakit tersebut tidak selalu terjadi dan sulit untuk ditangkap menggunakan alat monitor jantung biasa. Mengatasi hal tersebut, spesialis intervensi elektrofisiologi kerap menggunakan Implantable Loop Recorder. Alat apakah itu? Berikut informasinya.

Apa itu Implantable Loop Recorder?

Implantable Loop Recorder merupakan sebuah alat rekam jantung yang dipasang dengan cara memasukkan alat monitor elektro kardio ke bagian dada untuk mendiagnosis kelainan detak jantung. Alat tersebut dapat bekerja mencatat irama jantung pasien selama dua tahun sesuai dengan kekuatan baterainya.

ILP dapat mencatat ritme jantung dengan teliti. Prosedurnya juga aman dan hanya memiliki resiko ringan yang berkaitan dengan perawatan luka bekas sayatan saja. Implantasi ini dilakukan oleh dokter saat pasien berada di bawah pengaruh anestesi lokal agar tidak merasakan sakit saat prosedur dijalankan.

Sayatan ini hanya berukuran 1 hingga 2 cm sehingga tidak membuat luka yang serius . Alat tersebut dipasangkan di bawah jaringan kulit di sebelah kiri tulang dada. ILP ini juga ringkas dan berukuran kecil sehingga ruang yang dibutuhkan tidaklah besar. Bahkan pemasangan ILP oleh spesialis intervensi elektrofisiologi ini bisa selesai dalam waktu 20 sampai 30 menit saja.

Orang yang sudah melakukan implan ILP juga dapat beraktivitas normal. Bahkan mereka tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Pasien bisa langsung pulang setelah dokter selesai memasangkan alat tersebut. Kemudahan inilah yang membuat ILP sering digunakan, terlebih bagi orang yang irama  jantungnya sulit diketahui ketidaknormalannya.

Alat tersebut bisa anda temukan di berbagai klinik maupun rumah sakit yang mana berperan penting untuk mendeteksi gejala fibrilasi atrium, infark miokard, dan kelainan genetic lain yang sulit diketahui. Dimana memang alat tersebut hadir untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pasiennya yang mengalami gangguan jantung.

Siapa yang memerlukan pemasangan ILR?

Orang yang perlu memasang ILP adalah mereka yang mengalami gejala seperti pusing, jantung berdebar, kejang, pingsan, dan berkunang kunang namun datang secara tiba tiba dan termasuk jarang terjadi. Hal tersebut menyebabkan irama detak jantung pasien tidak dapat dideteksi oleh monitor eksternal 24 jam atau 30 hari.

ILP ini melekat selama 2 tahun di tubuh pasien sehingga memudahkan spesialis intervensi elektrofisiologi untuk memonitor irama jantung mereka. Bahkan ritme yang terisolasi juga dapat terdeteksi sehingga hasilnya sangat detail dan akurat. Meskipun tercatat secara otomatis, pasien harus rutin memeriksakan hasil rekaman tersebut.

Perlu diingat bahwa alat tersebut merupakan benda asing yang sengaja di tanamkan di dalam tubuh. Oleh karena itu, anda tetap tidak boleh sembrono agar alat tersebut tetap dapat berfungsi dengan baik. Meskipun begitu, anda tidak perlu terlalu terbebani karena ILP tidak mudah terpengaruh, sehingga anda bisa beraktivitas dengan normal dalam batas yang wajar. .

Di Heartology, anda bisa berkonsultasi untuk permasalahan jantung anda, disini sudah ada tim dokter spesialis yang berpengalaman dengan berbagai sub spesialisasi dan keahlian yang siap membantu anda menangani masalah kesehatan jantung dan pembuluh darah. Salah satu tim dokter di Heartology yang memiliki keahlian di bidang intervensi elektrofisiologi adalah dr Dicky Armein Hanafy, Sp.JP (K) yang memiliki keahlian di bidang Henti jantung, Fibrilasi atrium, Penyakit jantung struktural, Gagal jantung, Ablasi takikardia ventrikel.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.